Wednesday, January 20, 2016

FreeBSD adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD-Lite, meskipun pada awalnya FreeBSD rilis 1.0 diturunkan dari sistem operasi 386BSD dan 4.3BSD-Lite FreeBSD berjalan di atas sistem arsitektur yang kompatibel dengan Intel x86 (Pentium dan Athlon), amd64 (Opteron, Athlon64, dan EM64T), ARM, IA-64, PowerPC, PC-98, DEC Alpha, dan UltraSparc . FreeBSD rilis 6.4 menjadi rilis terakhir untuk dukungan kepada arsitektur DEC Alpha . FreeBSD merupakan turunan dari Berkeley UNIX. Akan tetapi, FreeBSD tidak bisa dipanggil sebagai Unix. 

Jika anda tidak mempunyai satu komputer khusus untuk menginstall FreeBSD, jangan takut karena kita dapat menginstallnya di sebuah komputer Virtual melalui Software VirtualBox atau VMware. Anda terlebih dahulu diharuskan melakukan Instalasi Virtual Box atau VMWare, pada postingan berikut merupakan dokumentasi dari Virtualisasi Komputer.

Setelah komputer boot dan masuk ke mode installasi FreeBSD maka akan muncul tampilan penginstallan seperti berikut, lalu pilih Install.

Akan muncul Dialog Box untuk keymap Selection, Pilih YES

Lalu pilih jenis Keyboard yang sesuai, Biasanya untuk Indonesia menggunakan jenis United States of America ISO-8859-1

Isikan dengan Hostname yang kamu inginkan. Misalnya FreeBSDku, Hostname ini akan menjadi nama dari komputer FreeBSD ini
Lalu pilih opsional paket yang akan anda Install, seperti documentation, source code, games library dan ports tree

Pada bagian partitioning, pilih GUIDED

Kemudian Pilih Entire Disk untuk menggunakan semua Harddisk yang telah dialokasikan

FreeBSD akan secara otomatis mengalokasikan partisi harddisk sesuai dengan kebutuhan, selanjutnya Pilih Finish 
Akan mincul Dialog Konfirmasi yang akan memastikan anda mengetahui bahwa FreeBSD akan menghapus semua partisi lama anda pada Virtual Disk yang telah dialokasikan. Pilih Commit

Pada bagian selanjutnya kita akan melakukan Pengaturan Jaringan yang akan menghubungkan FreeBSD pada Internet, pastikan Komputer anda dapat terhubung ke Internet dan anda mengetahui konfigurasi IP pada jaringan anda.

Selanjutnya Proses Instalasi akan dimulai.
Setelah Proses Instalasi Selesai, Anda akan diminta untuk melakukan pengaturan Password Root FreeBSD, masukkan password yang anda inginkan, dan selalu ingat password ini, karena Password ini akan diperlukan selalu.

Kemudian Pilih Interface Jaringan yang akan anda gunakan untuk terhubung ke Internet

Akan muncul kotak dialog Box untuk Network Configuration, Pilih Yes untuk melakukan konfigurasi IPv4

Bila Jaringan anda dilengkapi dengan DHCP, maka anda dapat memilih YES, dan Pilihan No untuk masuk ke konfigurasi manual IP Address

Selanjutnya akan muncul Dialog Box pengaturan IPv6, pilih YES untuk melakukan konfigurasi IPv6

Selanjutnya Pilih Yes untuk melakukan pengaturan otomatis IPv6 dan No untuk pengaturan manual, pastikan jarigan anda telah tersedia IPv6 untuk melakukan pengaturan ini.

Lalu lakukan pengaturan DNS, isikan DNS yang akan anda gunakan.

Selanjutnya akan muncul Dialog Box pengaturan Zona Waktu, pilih Zona Waktu yang sesuai

Pilih Zona waktu yang sesuai dengan posisi kita, Untuk WIB bisa memilih Asia >> Indonesia >> Java & Sumatera

Selanjutnya Pilih Service yang akan otomatis berjalan ketika komputer start.
Akan muncul Dialog Box Dumpdev, pilih YES


Kemudian akan muncul Dialog Box untuk menambahkan User, pilih YES untuk menambahkan User pada FreeBSD

Setelah itu proses Instalasi telah selesai, Exit and Apply Configuration and Exit Installer

Lalu pilih No, untuk langsung melakukan penyelesaian Instalasi dan Merestart Komputer.







Newer Post Older Post

0 comments:

Post a Comment